Apa Itu Matte Paper?
Matte paper adalah kertas matte paper berkualitas tinggi yang termasuk dalam kategori coated paper, yaitu kertas yang memiliki lapisan coating pada kedua sisi permukaannya (Coated Two Side/C2S). Lapisan coating membantu tinta tercetak secara merata sehingga menghasilkan warna yang tajam, detail gambar yang jelas, dan kualitas cetak yang konsisten.
Secara tampilan, matte paper memiliki permukaan halus dengan efek doff (matte) yang tidak memantulkan cahaya. Karakteristik tersebut membuat teks dan gambar tetap terlihat jelas pada berbagai kondisi pencahayaan. Dibandingkan dengan Art Paper yang memiliki permukaan glossy, matte paper memiliki tampilan yang lebih lembut dan elegan sehingga banyak digunakan pada media promosi maupun publikasi.
Dalam industri percetakan, bahan matte paper umum digunakan untuk mencetak kertas brosur, kertas katalog, company profile, booklet, leaflet, poster, hingga berbagai media promosi yang mengutamakan kualitas visual.
Karakteristik Matte Paper
1. Gramasi (GSM)
Salah satu karakteristik matte paper yang perlu diperhatikan adalah gramasi (GSM). Gramasi menunjukkan berat kertas dalam satuan gram per meter persegi dan memengaruhi ketebalan serta kekakuan material.
Bintang Sempurna menyediakan gramasi matte paper dalam dua pilihan, yaitu 120 gsm dan 150 gsm. Kedua gramasi tersebut tersedia untuk berbagai kebutuhan percetakan komersial.
Matte Paper 120 gsm
Matte paper 120 gsm digunakan pada produk cetak yang membutuhkan material ringan dengan kualitas visual yang baik. Gramasi ini banyak digunakan untuk:
- Flyer
- Brosur
- Leaflet
- Poster
- Booklet
- Matte Paper 150 gsm
Matte paper 150 gsm memiliki struktur yang lebih kokoh dibandingkan dengan 120 gsm sehingga sesuai untuk media promosi yang memerlukan material dengan tingkat kekakuan yang baik.
Gramasi ini umum digunakan untuk:
- Katalog
- Brosur premium
- Company Profile
- Booklet
- Poster
- Kalender
Pemilihan gramasi sebaiknya disesuaikan dengan fungsi produk, teknik finishing, dan kebutuhan produksi.
2. Paper Grain Direction (Arah Serat Kertas)
Selain gramasi, kertas matte juga memiliki paper grain direction atau arah serat kertas. Selama proses pembuatan kertas, serat-serat kayu akan tersusun mengikuti arah jalannya mesin produksi. Susunan serat tersebut memengaruhi proses lipat, jilid, serta finishing.
Secara umum, arah serat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
- Long Grain, yaitu arah serat sejajar dengan sisi yang lebih panjang.
- Short Grain, yaitu arah serat sejajar dengan sisi yang lebih pendek.
Pemilihan arah serat perlu disesuaikan dengan desain produk agar proses lipat menghasilkan garis lipatan yang rapi dan membantu mengurangi risiko retak (cracking) pada area lipatan.
3. Surface Texture
Karakteristik matte paper berikutnya adalah tekstur permukaannya. Matte paper memiliki permukaan smooth (halus) dengan tampilan matte yang tidak mengilap.
Karakteristik ini membuat hasil cetak matte paper tetap terlihat jelas pada area teks maupun gambar. Permukaan yang halus juga membantu menghasilkan detail cetak yang konsisten.
4. Coating
Matte Paper termasuk dalam kategori Coated Two Side (C2S), yaitu kertas yang memiliki lapisan coating pada kedua sisi permukaannya.
Lapisan coating membantu tinta tetap berada pada permukaan kertas sehingga warna tercetak dengan baik, detail gambar tetap terjaga, dan proses pengeringan tinta berlangsung secara optimal.
5. Paper Thickness
Ketebalan matte paper dipengaruhi oleh gramasi yang digunakan. Semakin tinggi gramasi, struktur kertas akan semakin tebal sehingga memberikan tingkat kekakuan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan percetakan.
Pemilihan gramasi yang tepat membantu menghasilkan produk cetak sesuai fungsi, mulai dari flyer hingga kertas katalog.
6. Matte Surface
Salah satu ciri utama matte paper adalah permukaannya yang memiliki efek doff (matte finish). Permukaan tersebut mengurangi pantulan cahaya sehingga isi cetakan tetap mudah dibaca pada berbagai kondisi pencahayaan.
Karakteristik ini membuat jenis matte paper banyak digunakan pada media promosi yang memadukan teks dan foto dalam satu desain.
7. Finishing Compatibility
Matte paper kompatibel dengan berbagai proses finishing yang umum digunakan dalam industri percetakan, antara lain:
- Laminasi Doff
- Spot UV
- Emboss
- Deboss
- Hot Stamping
- Die Cut
Pemilihan finishing disesuaikan dengan karakter produk serta kebutuhan desain.
Klasifikasi Matte Paper dalam Kategori Kertas
Matte paper termasuk dalam kategori Commercial Paper, yaitu kelompok kertas yang digunakan untuk kebutuhan percetakan komersial. Material ini juga diklasifikasikan sebagai Coated Paper (C2S) karena memiliki lapisan coating pada kedua sisi permukaannya.
Dibandingkan dengan Art Paper, Matte Paper memiliki permukaan doff dengan pantulan cahaya yang minim. Karakteristik tersebut membuat hasil cetak pada matte paper banyak digunakan pada media promosi dan publikasi yang mengutamakan kenyamanan membaca serta tampilan yang elegan.
Produk yang Menggunakan Matte Paper
Karakteristik matte paper membuat material ini digunakan pada berbagai kebutuhan percetakan komersial. Beberapa produk yang umum menggunakan kertas matte antara lain:

Pemilihan gramasi matte paper perlu disesuaikan dengan fungsi setiap produk agar hasil cetak sesuai dengan kebutuhan penggunaan maupun proses finishing.
Konsultasikan Kebutuhan Matte Paper Anda di Bintang Sempurna!
Pemilihan Matte Paper tidak hanya ditentukan oleh gramasi, tetapi juga oleh ukuran material, arah serat kertas (paper grain direction), serta proses finishing yang akan digunakan. Penyesuaian spesifikasi sejak tahap awal membantu proses produksi berjalan sesuai kebutuhan.
Tim Bintang Sempurna siap membantu Anda menentukan jenis matte paper dan gramasi yang sesuai untuk berbagai kebutuhan percetakan, mulai dari brosur, katalog, poster, hingga company profile. Hubungi Customer Service Bintang Sempurna di 0812-8875-0000 untuk mendapatkan konsultasi mengenai material dan spesifikasi cetak yang sesuai dengan kebutuhan bisnis maupun perusahaan Anda.
