Kemasan makanan adalah wadah yang berfungsi melindungi produk dari kerusakan, menjaga kebersihan, serta menjadi media penyampaian informasi kepada konsumen. Saat ini, kemasan juga berperan sebagai identitas brand karena menjadi bagian pertama yang dilihat sebelum pelanggan mencoba isi produk.
Tersedia berbagai jenis kemasan makanan dengan fungsi yang berbeda. Agar tidak salah memilih, yuk kenali tujuh jenis kemasan yang paling sering digunakan oleh pelaku UMKM.
7 Jenis Kemasan Makanan yang Populer di Kalangan UMKM
1. Box Makanan
Box makanan menjadi salah satu pilihan yang paling sering digunakan untuk nasi kotak, rice bowl, ayam goreng, bakery, hingga dessert. Bentuknya kokoh sehingga mampu melindungi makanan selama proses penyimpanan maupun pengiriman.
Kemasan ini juga memiliki area cetak yang cukup luas. Logo, nama brand, informasi produk, hingga desain promosi dapat dicetak langsung pada permukaan box sehingga tampilan produk menjadi semakin profesional.
2. Standing Pouch
Standing pouch banyak digunakan sebagai kemasan produk makanan karena dapat berdiri saat dipajang di rak penjualan. Bentuk ini memudahkan pelanggan melihat produk sekaligus membuat penyimpanan menjadi praktis.
Jenis kemasan ini sering digunakan untuk kopi, keripik, granola, kacang, bumbu dapur, teh, hingga makanan beku. Standing pouch juga tersedia dalam berbagai material sesuai kebutuhan produk.
3. Paper Bag
Paper bag sering digunakan sebagai kemasan tambahan sekaligus media promosi. Selain memudahkan pelanggan membawa pesanan, paper bag juga membantu meningkatkan nilai jual sebuah produk.
Banyak bisnis kuliner menggunakan paper bag untuk membawa box makanan, minuman, hampers, maupun produk bakery. Bagian permukaannya juga dapat dicetak menggunakan logo dan identitas brand.
4. Paper Bowl
Paper bowl menjadi pilihan untuk makanan berkuah maupun makanan siap saji. Bentuknya praktis dan mudah digunakan sehingga banyak ditemukan pada usaha bakso, mi, salad, bubur, hingga rice bowl.
Paper bowl tersedia dalam beberapa ukuran yang dapat disesuaikan dengan porsi makanan. Penambahan tutup juga membantu menjaga makanan tetap aman selama perjalanan.
5. Food Wrapper
Food wrapper menggunakan kertas khusus yang berfungsi membungkus makanan secara langsung. Jenis kemasan ini banyak digunakan pada burger, roti, sandwich, kebab, maupun camilan.
Selain melindungi makanan, food wrapper juga dapat dicetak menggunakan motif maupun logo sehingga memperkuat identitas brand.
6. Cup Minuman
Cup menjadi kemasan utama untuk berbagai jenis minuman, mulai dari kopi, teh, jus, cokelat, hingga minuman kekinian. Tersedia berbagai ukuran yang dapat disesuaikan dengan kapasitas produk.
Agar tampilan kemasan semakin menarik, banyak pelaku UMKM menambahkan stiker label makanan yang memuat logo, nama usaha, maupun informasi produk.
7. Kemasan Ramah Lingkungan
Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan membuat kemasan ramah lingkungan semakin banyak digunakan oleh pelaku usaha. Material berbahan kertas maupun bahan yang mudah didaur ulang menjadi pilihan untuk berbagai produk makanan.
Jenis kemasan ini banyak digunakan oleh bisnis kuliner, coffee shop, bakery, maupun usaha makanan yang ingin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Baca Juga: 5 Jenis Kemasan Makanan Eco-Friendly yang Bisa Dicetak
Tips Memilih Kemasan Makanan yang Tepat
Memilih kemasan makanan perlu disesuaikan dengan karakter produk agar fungsi kemasan dapat digunakan secara maksimal.
1. Sesuaikan dengan Jenis Makanan
Setiap makanan memiliki karakter yang berbeda. Makanan berkuah membutuhkan wadah yang mampu menahan cairan, sedangkan makanan kering memerlukan kemasan yang dapat menjaga kerenyahan produk.
Menentukan kemasan sesuai isi produk juga membantu menjaga kualitas makanan hingga diterima pelanggan.
2. Pilih Material yang Aman
Material kemasan harus aman digunakan untuk makanan dan tidak memengaruhi kualitas produk. Pilih bahan yang sesuai dengan suhu penyimpanan maupun proses distribusi agar kemasan tetap berfungsi dengan baik.
Jika produk akan dikirim menggunakan layanan ekspedisi, gunakan material yang mampu melindungi isi kemasan selama perjalanan.
3. Pertimbangkan Ukuran dan Desain
Ukuran kemasan perlu disesuaikan dengan jumlah isi produk. Kemasan yang proporsional membuat produk tersusun dengan baik sekaligus memudahkan penyimpanan.
Desain kemasan juga sebaiknya memuat informasi penting, seperti nama produk, logo, komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan informasi produsen.
4. Tambahkan Elemen Branding
Kemasan dapat menjadi media promosi yang efektif. Tambahkan logo, warna brand, slogan, maupun stiker label makanan agar produk mudah dikenali pelanggan.
Branding yang konsisten membantu membangun identitas usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk.
Tabel: Pilih Kemasan Sesuai Jenis Produk Makananmu
| Jenis Produk | Kemasan yang Disarankan |
| Nasi kotak, rice bowl | Box makanan |
| Keripik, kopi, granola | Standing pouch |
| Burger, sandwich, kebab | Food wrapper |
| Bakso, mi, bubur | Paper bowl |
| Kopi, teh, jus | Cup minuman |
| Bakery, hampers | Paper bag |
| Produk organik | Kemasan ramah lingkungan |
Bintang Sempurna menyediakan layanan cetak kemasan produk makanan dengan berbagai pilihan material, ukuran, serta finishing sesuai kebutuhan bisnis.
Sobat Bintang juga dapat melakukan pemesanan melalui Online Print, layanan pemesanan cetak online milik Bintang Sempurna. Tersedia berbagai pilihan box makanan, standing pouch, paper bag, hingga stiker label makanan yang dapat disesuaikan dengan desain brand.
Masih memiliki pertanyaan mengenai kemasan makanan yang sesuai untuk produkmu? Hubungi tim Bintang Sempurna melalui WhatsApp 0812-8875-000. Sobat Bintang juga dapat berkonsultasi langsung di Offline Store Bintang Sempurna, Jl. Bendungan Hilir No. 46, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan rekomendasi kemasan sesuai kebutuhan bisnis.
